Minggu, 05 September 2010

KAMBOJA

A. Nama
1. Nama ilmiah : Plumeria acuminate Aft.
2. Nama daerah : samboja, semboja, kamboja (Jawa); kamoja, samoja (Sunda); cempaka bakul, campaka sahakul (Madura); bunga jera, mbunga jene mawara (Makasar); dan bunga kahmoyang (Timor).
3. Nama asing : temple tree/flower (Inggris), ji dan hua (Cina).

B. Kandungan Kimia dan Efek Farmakologis

Bunga kamboja mempunyai rasa manis, bersifat sejuk, dan berbau harum. Bahan kimia yang terkandung dalam getah kamboja di antaranya damar, kautcuk, senyawa karet, senyawa triterpenoid, amyrin, dan lupeol. Kulit batangnya mengandung plumeria, yaitu zat pahit beracun, sebagai laxant. Batang dan daunnya mengandung fulvoplumierin serta minyak menguap yang terdiri dari geraniol, sitronellol, Iinallol,famniesol, dan fenil alcohol.
Efek farmakologis yang dimiliki oleh kamboja di antaranya penurun panas (antipiretik), peluruh kencing (antidiuretik), dan obat batuk (antitusif). Kulit kayunya digunakan sebagai laxant (pelancar buang air besar). Getah, daun, kulit batang, akar, serta seluruh bagian tumbuhan untuk mencegah pingsan akibat udara panas (heat stroke), disentri basiler, gangguan pencernaan (dispepsia), gangguan penyerapan makanan pada anak, kurang gizi (malnutrisi), radang hati (hepatitis infectiosa), radang saluran napas (bronkhitis), jantung mengipas/berdebar keras (palpitasi), TBC (tuberkulosa), cacingan, sembelit (konstipasi), kencing nanah (gonorrhoea), beri-beri, busung air, kapalan (klavus), telapak kaki bengkak dan pecah-pecah, sakit gigi berlubang, tertusuk duri atau terkena pecahan beling, bisul (furunculus), patek (frambusia), serta benjolan keras (tumor).

C. Perbanyakan dan Perawatan Tumbuhan
Perbanyakan kamboja dapat dilakukan dengan biji atau setek batang. Kamboja dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik (kompos dan pupuk kandang).

D. Bagian Tumbuhan yang Digunakan dan Pemanfaatannya
Bunga kering, getah, daun, kulit batang dan akar, serta seluruh bagian tumbuhan kamboja dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut.
1. Bisul
Cuci bersih daun kamboja, lalu panaskan sampai lemas. Olesi dengan minyak kelapa lalu tempelkan pada bisul.
Cara lainnya, oleskan getah batang kamboja langsung pada bisul dua kali sehari.

2. Disentri, mencret karena panas dalam
Rebus 12—24 g bunga kamboja kering dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring air rebusan, lalu minum.

3. Gigi berlubang
Oleskan beberapa tetes getah kamboja pada kapas, lalu letakkan kapas untuk menutupi bagian gigi yang berlubang. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai terkena gigi yang sehat.

4. Kencing nanah

Rebus 1 potong akar kamboja dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum.
Cara lainnya, cuci 3 jari kulit kamboja, potong-potong, lalu rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Saring air rebusan, tambahkan madu secukupnya, lalu minum tiga kali sehari masing-masing 3/4 gelas.

5. Telapak kaki bengkak dan pecah-pecah
Rebus 1 potong kulit kamboja dengan 3 liter air sampai mendidih. Gunakan air rebusan untuk merendam kaki yang sakit saat masih hangat.

6. Tumor
Giling halus kulit kayu kamboja, lalu tambahkan air secukupnya sampai seperti bubur. Ternpelkan pada bagian badan yang ada benjolannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar